Author: Lukman Hakim
Hallo…. Saya Lukman Hakim. Biasanya orang-orang manggil saya Lukman. Lahir di Jakarta 21 tahun yang lalu. Saya mempunyai 2 saudara. Saya anak ke-3 dari 3 bersaudara alias anak bungsu. Orang tua asli sunda. Tapi karena saya dari kecil dan lahir di Jakarta makanya ga lancar ngomong sunda.
Untuk pendidikan, saya sekolah dari sd sampe smk gapernah jauh dari rumah. Boro-boro lewatin lampu merah. Tapi enak juga sekolah deket rumah gaperlu ongkos lebih buat naik transportasi umum. Pas lanjut ke jenjang perguruan tinggi pengennya kuliah di luar kota yang jauh dari rumah itung-itung nyari pengalaman. Buat mewujudkan kuliah diluar kota itu saya ikutan tes-tes perguruan tinggi seperti SNMPTN, SBMPTN, Jalur mandiri juga. Dan semua tes yang diikuti gaada yang lulus. Sedih? Sudah pasti, tetapi mau gimana lagi.
Akhirnya terpilihlah Kampus Budi Luhur sebagai universitas tempat saya melanjutkan pendidikan S1. Pengen kuliah yang jauh eh rezekinya di Budi Luhur yang juga deket dari rumah. Hanya sekitar 1 kilometer dari rumah saya, dan masih satu kelurahan juga. Apakah saya menyesal masuk kampus ini? Oh tentu tidak. Karena menurut saya mencari ilmu itu dimana saja tergantung orang nya mau berusaha atau tidak.
Awal-awal kuliah itu emang paling menyenangkan. Nongkrong di kantin setelah kelas atau menunggu kelas berikutnya, ngerjain tugas bareng temen di tamteng. Baru satu semester ngerasain itu tiba-tiba datanglah covid-19 yang mewabah di Indonesia pada awal maret 2020 lalu.
Hampir 4 semester di rumah aja selain kuliah online ngapain aja? Mempelajari hal-hal baru yang pasti dan juga mendalami soft skill yang akan berguna di dunia kerja, kadang juga ada orang yang minta jasa saya buat di bantuin. Ya lumayan hasilnya buat nabung.
Pengalaman? Pernah membuat beberapa video iklan layanan masyarakat dan film dokumenter untuk diperlombakan. Dan alhamdullilah salah satu film yang pernah saya buat dengan tim pernah masuk 10 besar di sebuah festival film dari ratusan peserta lainnya yang ikut. Sangat bangga dengan pencapaian tersebut karena film itu merupakan debut saya sebagai sutradara, sekaligus penulis naskah.
Salah satu hobi saya adalah menonton film, karena itu saya mempunyai sebuah target dalam hidup saya yaitu membuat sebuah film, dokumenter maupun fiksi. Untuk dokumenter sendiri sudah pernah membuat, dan sekarang mempunyai target untuk memproduksi sebuah film fiksi beberapa tahun kedepan.